INILAH.COM, Surabaya - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin bersedia dicalonkan lagi sebagai ketua umum dalam Muktamar 100 Abad Muhammadiyah di Yogyakarta, Juli mendatang.
"Saya sudah disodori formulir pencalonan oleh anggota sidang tanwir, tetapi saya belum mengembalikan. Insya Allah, saya berniat untuk berhikmad, karena itu saya akan kembalikan formulir tersebut," katanya di Gedung PW Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya, Selasa (16/3).
Ia mengatakan, ada 200-an nama calon yang diusulkan oleh 150 anggota sidang tanwir se-Indonesia yang diserahkan kepada panitia pemilihan, dan namanya termasuk di dalamnya. Oleh karena itu panitia pemilihan menyodorinya formulir pencalonan.
Menurut dia, jabatan tersebut bukan sesuatu yang dicari atau diperebutkan. Karena sebuah hadits nabi menyatakan, jangan beri jabatan kepada orang yang menginginkan jabatan itu.
"Jadi, saya tidak akan mencalonkan diri, tetapi ada pencalonan dan permintaan dari berbagai anggota sidang tanwir dan pimpinan daerah kepada saya, maka sangat naif atau bahkan aib bila saya menolak kepercayaan itu. Oleh karena itu, kalau saya didukung, akan saya terima, tetapi kalau nggak didukung, ya ihlas," ujarnya.
Ketika ditanya tentang keinginan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais untuk aktif lagi di Muhammadiyah, Din mengelak mengomentari hal itu.
Namun, di hadapan peserta seminar pramuktamar yang digelar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Politik (LHKP) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan LHKP PW Muhammadiyah Jatim itu, ia menyebut Amien Rais adalah 'wakaf' Muhammadiyah kepada Partai Amanat Nasional (PAN).
Di hadapan peserta, Din yang terpilih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah dalam muktamar di Malang pada 2005 ini justru minta Syafiq A Mughni (Ketua PW Muhammadiyah Jatim) dihibahkan kepada PP Muhammadiyah.
"Saya minta kepada pimpinan Muhammadiyah se-Jatim untuk menghibahkan pak Syafiq Mughni kepada PP Muhammadiyah (menjadi salah satu ketua PP Muhammadiyah pada Muktamar Yogyakarta)," pungkasnya. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !