Senin, 28 Mei 2012 | 14:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Quick Count Diragukan, LSI Berang
Oleh:
web - Jumat, 25 Juli 2008 | 09:59 WIB
INILAH.COM, Surabaya - Keraguan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo, pada hasil quick count Pilgub Jatim mengundang reaksi peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Fauny Hidayat.

Fauny menilai, kemungkinan Imam Utomo tidak tahu metodologi, proses pengambil sampel, dan semua yang berkaitan dengan quick count, sehingga meragukan hasilnya.

Ia juga meminta Imam melihat reputasi lembaga yang melakukan penghitungan cepat tersebut. Menurut Fauny, lembaga yang dipimpin Saiful Mudjani itu selalu tepat dalam memprediksi hasil pemilihan gubernur di sejumlah provinsi di Indonesia. Termasuk pada Pilgub dua putaran di Kalimantan Timur.

"Di Kaltim kami memprediksi tak ada yang meraih suara 30%. Kami juga memprediksi dengan benar pilgub di Jateng, Jabar, Sumatera Utara, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, dan pilgub lain. Quick count ini ilmu pengetahuan. Tak ada hubungannya dengan politik," katanya, di Surabaya, Jumat (25/7).

Fauny mengatakan, masyarakat harus memiliki pembanding dalam menyikapi hasil pilgub, bukan sekadar dari data KPUD. Pembanding itu, termasuk bila ada hasil quick count yang mungkin dilihat aneh, karena hasilnya berbeda dengan hasil penghitungan cepat lembaga lain.[beritajatim/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.