inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pesta Miliaran, Bakrie Cs Tak Sensi

Headline
Arya Bima - fpdiperjuangan.or.id
Oleh: Samsul Maarif
Jumat, 25 Juli 2008 | 13:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mantan pemegang saham Lapindo Brantas Inc Indra Bakrie akan menikahkan putrinya, Adinda Bakrie, dengan Seng-Hoo Ong. Kabarnya, biayanya puluhan miliar rupiah. Keluarga Bakrie pun dinilai tidak sensitif dengan penderitaan korban lumpur di Sidoarjo, Jatim.

"Seharusnya keluarga besar Bakrie bisa menjaga tingkat sensitivitas sosial yang tinggi dan menjaga citra di mata masyarakat," kata Wakil Ketua FPDIP Aria Bima kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (25/7).

Diakuinya, menyelenggarakan pernikahan adalah hak setiap orang. Tapi tolong diingat, penyelesaian lumpur Lapindo sampai sekarang belum selesai.

"Apa pantas kita melaksanakan pesta yang dananya puluhan miliar rupiah, sedangkan kita juga masih punya masalah sosial yang begitu banyak korbannya," cetus Aria.

Apalagi, lanjut dia, sekarang ini tingkat sensivitas dalam keluarga Bakrie sangat tinggi, mengingat Aburizal Bakrie, abang Indra Bakrie, adalah seorang Menko Kesra.

"Dengan mereka melakukan hal itu, bagaimana hati korban Lapindo melihat itu. Semestinya mereka harus lebih mengutamakan bagaimana menghilangkan penderitaan rakyat," ketusnya.

Aria mengingatkan, dampak lumpur Lapindo telah menghancurkan status sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.

"Ya mungkin lebih tepat kalau acara itu dilangsungkan di daerah pengungsian saja, atau dananya untuk penyelesaian kasus itu. Kalau tidak, maka kepercayaan dan kerjasama rakyat dengan pihak terkait untuk mencari solusi akan turun," katanya.

Sebenarnya, menurut dia, keluarga Bakrielah yang paling menikmati dampak bencana lumpur Lapindo.

"Masyarakat yang paling menderita sekarang. Padahal yang paling menikmati hasil jika tidak ada bencana ya keluarga Bakrie. Jadi sudah sepatutnya kalau mereka bekerja keras dan bekerjasama dengan rakyat untuk mencari solusi terbaik, bukan malah menghancurkan perasaan masyarakat korban Lapindo," tandasnya.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.