INILAH.COM, Jakarta - PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) telah merampungkan akusisi atas 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) pada 12 Maret lalu. Akuisisi ini diperoleh dari pinjaman melalui penerbitan promissory note senilai Rp894,81 miliar.
Direktur Utama BIPI Arifin Wiguna menungkapkan, perseroan meminjam kepada pemegang saham PT Indotambang Perkasa (ITP) dengan menerbitkan promissory note kepada ITP.
Berdasarkan ketentuna Note Purchase Agreement (NPA), IPT sebagai pemegang saham promissory nite akan membayar seluruh jumlah penerbitan PN kepada Benakat. Adapun bunga yang dikenakan sebesar 5,6% per tahun dimana jangka waktu PN selama 6 bulan yang berkahir pada 12 September 2010.
Kami mengambil langkah strategis membeli 37,15% saham ELSA yang dikenal sebagai one stop service di bidang jasa hulu migas untuk semakin memperkuat posisi BIPI di industri minyak dan gas bumi, ungkap
Arifin Wiguna dalam keterangan resminya kepada INILAH.COM, Rabu (17/3).
Lebih lanjut Arifin menguraikan, hal ini sesuai strategi utama perseroan dalam meningkatkan kinerja dan pertumbuhan usaha melalui akuisisi-akuisisi strategis atas aset-aset di bidang energi dan pertambangan serta bisnis lainnya yang masih memiliki keterkaitan erat dengan bisnis utama perseroan di bidang minyak dan gas bumi.
Akuisisi atas Elnusa yang dikenal sebagai perusahaan penyedia jasa terintegrasi di industri minyak dan gas bumi sekaligus melengkapi portfolio BIPI untuk unit bisnis jasa pendukung industri energi yang sebelumnya telah dikontribusikan dari PT Suluh Ardhi Engineering selaku penyedia jasa EPC (Engineering, Procurement dan Construction) yang juga memiliki track record yang baik dalam industri migas. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !