INILAH.COM, Jakarta - Jutaan sambungan jalur pita lebar akan terbentang di Indonesia. Tapi kualitasnya masih harus dipertanyakan lantaran infrastruktur pendukung belum sepenuhnya optimal.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengakui layanan internet broadband (jalur pita lebar) di Indonesia masih kurang memuaskan.
"Kami akui itu yang ada saat ini memang masih kurang memuaskan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto.
Namun, ia menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam mendapati kenyataan tersebut.
Pihaknya bertekad mendorong keberadaan broadband agar mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi semakin cepat.
"Kami sudah melakukan penataan baik itu tender BWA maupun tender 3G belum lama ini," katanya.
Upaya itu, menurut dia, merupakan bagian dari cetak biru dan master plan pemerintah untuk mengoptimalkan perkembangan broadband melalui providing/penyediaan infrastruktur yang proporsional.
Ia juga mengakui bahwa keberadaan broadband tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi bila tidak ditunjang oleh ketersediaan infrastruktur pendukung yang lain.
"Sejauh ini broadband di Indonesia tidak mengalami kendala yang berarti, artinya request atau demand memang tetap menanjak sesuai dengan kebutuhan baik untuk kepentingan corporate maupun kelompok masyarakat," katanya.
Pihaknya memegang fungsi melakukan penataan melalui tender yakni yang telah dilakukan ada tender BWA dan tender di area 3G.
Penataan tersebut sudah dipublikasikan kepada masyarakat melalui mekanisme yang telah ditentukan.
"Semua by request sesuai dengan kebutuhan kondisional yang ada," katanya.
Gatot menyadari pertumbuhan dan kebutuhan layanan broadband di kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia akan terus menanjak.
Proyeksi serupa telah menjadi salah satu kesepakatan dalam pertemuan tingkat Menteri Komunikasi dan Informatika se-Asia Pasifik di Bali akhir tahun lalu.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan broadband di Indonesia mutlak dilakukan di antaranya melalui penataan yang baik dan pemberian dukungan infrastruktur lain, demikian Gatot S. Dewa Broto.[ito][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !