inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Israel Dituduh Seret Timteng ke Perang Islam-Yahudi

Headline
Ekmeleddin Ihsanoglu - istimewa
Oleh:
Rabu, 17 Maret 2010 | 09:41 WIB
INILAH.COM, Riyadh - Organisasi Konferensi Islam (OKI) menuduh Israel berusaha menyeret Timur Tengah ke dalam perang agama setelah negara Yahudi itu meresmikan sinagog bersejarah yang direnovasi di Kota Tua di Jerusalem Timur, tak jauh dari Masji Al-Aqsha.

Sekretaris Jenderal OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu kembali menyeru masyarakat internasional agar memikul tanggung jawab dalam menyerang Israel lebih dulu karena menyeret wilayah tersebut ke dalam perang agama dengan melanjutkan serangan keji terhadap tempat suci umat Muslim.

Sedikitnya, 50 pemrotes Palestina cedera dan lebih dari 30 orang lagi ditangkap dalam beberapa bentrokan antara orang Palestina dan pasukan Israel di beberapa tempat di Jerusalem.

Penguasa Israel dilaporkan telah meningkatkan pengamanan di seluruh kota besar Arab di Israel utara dan mencegah dua bus yang membawa orang Arab setempat ke Jerusalem, dalam upaya mencegah meningkatnya ketegangan di kota bergolak tersebut.

Bentrokan terjadi setelah meningkatnya ketegangan sejak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bulan lalu memasukkan dua tempat suci di Tepi Barat Sungai Jordan ke dalam daftar warisan Israel. Tindakan tersebut membuat orang Palestina menuduh negara Yahudi itu berusaha memperkuat cengkeramannya atas wilayah Palestina dan menetapkan alasan guna menghalangi orang Palestina memiliki negara merdeka.

Ihsanogulu mengutuk tindakan Israel membangun sinagog Yahudi, dan mengatakan tindakan tersebut dilakukan di tanah Waqaf Islam di dekat Masjid Al-Aqsha. Pemimpin OKI tersebut mengatakan Israel mengusir penduduk Palestina di daerah itu, menghancurkan kebanyakan rumah orang Arab, dan membangun permukiman yang diberi nama "permukiman Yahudi".

"Sinagog tersebut dibangun di jantung permukiman Muslim, hanya beberapa puluh meter dari Tembok Barat (Tembok Ratapan) di Masjid Al-Aqsha, sehingga menjelaskan dampak sangat besar rencana Israel yang mengincar Al-Haram Asy-Syarif dan masa depan Jerusalem," tambahnya. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.