INILAH.COM, Jakarta - PT Garuda Indonesia membubuhkan laba bersih pada 2009 mencapai Rp1.009 triliun, meningkat dari laba bersih 2008 capai Rp669 miliar.
Laba bersih Garuda 2009 mencapai Rp1.009 triliun, meningkat dari pencapaian laba bersih 2008 sebesar Rp669 miliar, kata Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar di Jakarta, Rabu (17/3).
Keuntungan laba bersih tersebut jauh meningkat dibanding keuntungan tahun 2008 yang lalu sebesar Rp669 miliar. Pencapaian tersebut diraih berkat berbagai langkah dan program dalam aspek komersial, operasi,
keuangan,peningkatan produktifitas karyawan serta program efisiensi.
Sayang, pendapatan Garuda sepanjang 2009 hanya mencapai Rp16,7 triliun, menurun dari pendapatan 2008 capai Rp18 triliun. Penurunan pendapatan Garuda 2009 lebih disebabkan turunnya harga minyak dunia. Menyebabkan harga avtur turun, dan berimplikasi pada rendahnya harga tiket.
Harga avtur turun, menyebabkan harga tiket selama 2009 terus menurun. Padahal, sebenarnya volume penumpang meningkat 3%. Tetapi tidak berpengaruh banyak karena harga avtur turun 40%, katanya. [san/cms]