Selasa, 29 Mei 2012 | 03:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Buzz Bukan untuk Menandingi Facebook
Headline
istimewa
Oleh: Ellyzar Zachra
web - Rabu, 17 Maret 2010 | 13:13 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Kehebohan yang terjadi pada situs jejaring sosial milik Google, Buzz, telah diredam oleh Microsoft. Tim Google pun menekankan, eksistensi Buzz bukan suatu cara menantang situs sejenis lainnya.

Todd Jackson, manager produksi Google untuk Gmail dan Google Buzz mengatakan, Google Buzz bukanlah suatu upaya untuk menantang Facebook atau Twitter. "Kami ingin sebanyak mungkin njaringan sosial untuk beroperasi."saat Buzz dapat berkembang, Saya tidak berpikir jejaring sosial lain harus menurun,"ujarnya.

Jackson mengatakan bahwa Buzz dimulai, ketika tim GMail sadar bahwa tidak ada cara lain untuk membalas status pembaruan bagi pengguna yang ingin menambahkannya dalam layanan tersebut. Ketika mulai memikirkan cara memperbaiki situasi, ada inspirasi bahwa mereka dapat membangun sesuatu yang memungkinkan pengguna berbagi percakapan dari dalam email.

Layanan yang kini memiliki jutaan pengguna aktif nmenyadarkan bahwa ada cara untuk menjadi lebih baik secara swasta dan publik dengan Buzz. Ada lebih banyak fitur direncanakan untuk sisa tahun dan Jackson menyarankan Buzz bisa menjadi lebih erat terintegrasi dengan Google Latitude, perusahaan pencarian berbasis lokasi layanan mobile. "Kedua sistem dapat berbagi banyak infrastruktur yang sama, ungkapnya

Adapun sebelumnya, Danah Boyd, peneliti dari Microsoft mengritik kesalahan privasi pada peluncuran Google Buzz. Saat menyampaikan sambutan pada Festival South by Southwest di Austin, Texas, akhir pekan lalu, Boyd mengatakan bahwa Google telah melanggar kepercayaan para pengguna ketika meluncurkan Google Buzz, layanan jejaring sosial pada GMail. Para pengguna bingung tentang aBuzz, terutama bagaimana menonaktifkan dan seberapa banyak data yang dapat ditampilkan ke publik,katanya saat itu.

Namun, Boyd telah diundang tim Google Buzz untuk membicarakan hal tersebut. Jackson pun menerima kritikan Boyd dengan tangan terbuka. Saya akan sangat senang apabila dapat membicarakannya dengan Google, ucapnya.

Jackson mengatakan, cara Boyd menggambarkan apa yang bisa dilakukan adalah menonaktifkannya. Namun, imbuhnya, Google telah bergerak cepat untuk memperbaiki kesalahan.

Selain itu, pengguna sekarang jauh lebih bahagia dengan pelayanan. Fitur baru selalu ditambahkan setiap saat. Sedangkan pengaturan email yang menentukan seberapa sering Buzz pengguna mengirim pesan oleh operator, ditambahkan akhir pekan lalu. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.