INILAH.COM, London Carlo Ancelotti sadar posisinya terancam setelah Chelsea tersingkir di Liga Champions. Jika gagal meraih Liga Primer, maka Ancelotti harap-harap cemas.
Didatangkan dari AC Milan pada awal musim untuk membawa Chelsea menjadi jawara Eropa, Ancelotti justru gagal membawa The Blues melewati fase babak 16 besar Liga Champions setelah dikalahkan Inter Milan 0-1 pada laga kedua di Stamford Bridge, Rabu (17/3) dinihari tadi.
Ini adalah kali pertama Chelsea lolos ke babak perempatfinal dalam empat tahun terakhir, dan Ancelotti sadar posisinya sebagai arsitek Chelsea di ujung tanduk. Jika gagal menjuarai Liga Primer atau pun Piala FA, maka Ancelotti bisa terdepak.
Sekarang kami (Chelsea) punya dua kompetisi penting. Kami berada di daftar teratas dan ingin menang. Kami harus lebih menekan di pertandingan berikutnya, tapi kami harus kuat dan bagus dalam mengkontrol emosi, ujar Ancelotti seperti yang dilansir SunSport.
Mungkin kekalahan ini bagus untuk motivasi di pertandingan berikutnya. Penyesalan saya adalah kami tidak bermain bagus seperti di laga pertama. Tapi, saya sudah bekerja lama di lingkungan ini, dan saya tahu apa yang harus dilakukan.
Hal yang biasa jika seorang pelatih berada dalam tekanan jika dia kalah dalam beberapa pertandingan.
Chelsea masih berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Primer, tertinggal dua poin dari Manchester United, dengan satu pertandingan di tangan. Chelsea juga menembus babak semifinal Piala FA dengan calon lawan Aston Villa menunggu.[bow]