Selasa, 29 Mei 2012 | 03:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Facebook Hapus Aplikasi Pelacak Jejak
Headline
istimewa
Oleh: Syamsudin Prasetyo
web - Rabu, 17 Maret 2010 | 14:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Facebook menyatakan telah menonaktifkan secara agresif aplikasi yang mengklaim dapat memberi kemampuan pada para pengguna untuk melihat siapa yang mengintip profil mereka.

Dalam sebuah pernyataannya, Facebook menegaskan untuk tidak mempercayai aplikasi apapun yang mengklaim dapat menunjukkan, siapa yang telah mengintip profil atau foto para pengguna. Mereka tidak mampu melakukan itu, ujar perusahaan itu.

Selain mengkonfirmasi bahwa berbagai program tersebut sudah dinonaktifkan, Facebook juga tidak akan mengizinkan akses informasi yang sifatnya privat. Hal itu menyusul munculnya beberapa varian aplikasi pelacak di Facebook beberapa hari terakhir.

Kepala Kebijakan Facebook Eropa, Richard Allan mengatakan, kebanyakan aplikasi pelacak atau pembuntut tersebut muncul dan diciptakan untuk menghasilkan uang bagi desainernya. Ia menjelaskan, sebuah aplikasi mencoba menarik perhatian dan mencoba mengeruk sebanyak mungkin pengguna untuk menginstal aplikasi ke dalam komputer.

Ketika sejumlah besar pengguna telah memasang aplikasi tersebut, mereka dengan mudah bisa menawarkan layanan seperti iklan yang akan menghasilkan uang bagi pengembang tersebut. paparnya.

Selain itu, ada juga potensi bahaya yang lebih besar bagi pengguna, yaitu secara langsung mengunjungi situs yang mengandung virus atau malware lain.

Pengguna yang tidak mengetahui bahaya tersebut, secara tidak langsung telah membantu penyebaran perangkat lunak jahat tersebut dengan menginstalnya.

Di antara berbagai aplikasi saat ini telah menghilang dari Facebook semacam Stalker Check dan Who Has Visited My Profile. Mereka mengklaim bisa menunjukkan kepada pengguna siapa di antara teman-teman mereka yang secara reguler mengunjungi halaman mereka.

Hal tersebut sekali lagi memunculkan pertanyaan kapan Facebook akan memperkenalkan wadah aplikasi layaknya sistem toko aplikasi Apple.

Berbicara dalam Newsbeat di bulan Maret 2009, Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menolak ide tersebut. Dia mengatakan, ada beberapa aplikasi yang kadang tidak disukai. Filosofi kami adalah sebuah sistem terbuka di mana bisa berpartisipasi lebih baik secara umum, pungkasnya. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.