Selasa, 29 Mei 2012 | 00:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tifatul: Pengamat Politik Sekarang 'Pengamek'
Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Rabu, 17 Maret 2010 | 14:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring menyayangkan masih berlanjutnya provokasi dari para elite dan pengamat politik terhadap kasus Bank Century. Ia menyebut para pengamat saat ini 'pengamek'.

"Saya kadang-kadang jadi bingung, ini pengamat atau pengamek (bahasa Minang: genit), sebab analisa pengamat sejati mestinya ilmiah, berdasarkan fakta dan informasi yang valid, memenuhi kaidah-kaidah silogisme standar, bukan atas dasar feeling atau khayalan-khayalan semata. Kalau cuma mau tampil dan terkenal saja itu namanya pengamek," ujar Tifatul.

Hal itu diungkapkan Tifatul melalui keterangan tertulis yang diterima INILAH.COM, Jakarta, Rabu (17/3).

Sebelumnya, Tifatul sudah mengimbau kepada semua pihak untuk sama-sama menahan diri untuk rehat sejenak dan fokus kepada mengurus peningkatan kesejahteraan rakyat. Karena masyarakat sudah lelah disajikan perdebatan tanpa ujung.

"Setelah di ranah Yudikatif ini, maka Legislatif dan Eksekutif diharap tidak ikut campur dan sabar menanti penyelesaian kasus Century," katanya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
bambanr r
Selasa, 23 Maret 2010 | 11:41 WIB
Ya benar kata bpk sembiring ini, sudahlah mulailah konsentrasi mengurus perbaikan ekonomi rakyat. capek saya melihat dan mendengarnya, kok getol sekali memojokkan orang. Jangan-2..... Kapan nih bapak-2 di DPR ngurusi rakyat yang semakin lama semakin menderita??? Apakah bisa ya honornya pansus itu untuk membantu rakyat miskin??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.