inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Yusril: Megawati Setujui Kebijakan Sisminbakum

Headline
Yusril Ihza Mahendra - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Dwifantya Aquina
Rabu, 17 Maret 2010 | 14:49 WIB
INILAH,.COM, Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM, Yusril Ihza Mahendra menolak kasus Sisminbakum dilanjutkan. Sebab, kebijakan tersebut telah disetujui oleh Presiden saat itu, Megawati Soekarnoputri.

"Dalam kasus Sisminbakum, ada telaah dari Dirjen MenkumHAM bidang perundang-undangan bahwa dari segi hukum ini tidak ada masalah dan sudah dibicarakan dengan Menteri Keuangan. Saat di bawa ke kabinet juga tidak ada masalah. Bahkan Presiden Megawati hadir dan tahu pembuatan kebijakan itu tidak masalah. Jadi kalau masalah ini dibawa ke Pidana dasar hukumnya apa," ujar Yusril usai jadi Saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/3).

Dalam pernyataanya, Yusril juga mengatakan, peraturan-peraturan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) belakangan baru berubah saat era Menkeu Sri Mulyani. Sebelumnya, fee Sisminbakum termasuk dalam bukan pajak, namun akhirnya berubah menjadi penerimaan negara.

"Tidak ada laporan BPKP terkait kerugian negara. Kami menyatakan, ini tidak masuk PNBP dan Menkeu juga menyatakan tidak. Tapi belakangan saat bahas kembali, Menkeu Sri Mulyani baru menyatakan ini masuk ke PNBP. Karena itu baru diadakan rapat untuk menmbuat draft laporan pemerintah pengganti tentang PNBP di DepkumHAM," jelasnya.

Selain itu, Yuril pun mengeluhkan dirinya dijadikan kambing hitam dalam kasus ini. Menurutnya, ada banyak pengaruh politik masuk ke dalam kasus ini dan membuatnya tak kunjung dihentikan.

"Banyak kepentingan dari segi politik maupun ekonomi. Politik ini kan bisa dikembangkan ke mana-mana, saya jadi bulan bulanan politik kalau begini," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.