inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

12 Teroris Masih DPO, 2 Menyerahkan Diri

Headline
Bambang Hendarso Danuri - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Windi Widia Ningsih
Rabu, 17 Maret 2010 | 15:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengaku masih ada 12 teroris yang menjadi DPO polisi dari 14 teroris yang DPO. Sebab, 2 buronan teroris telah menyerahkan diri, Selasa (16/3) sore.

"Sekarang berdasarkan pengakuan, masih ada pengejaran 12 lagi," kata BHD pangilan akrab Bambang Hendarso Danuri usai peresmian Seminar Internasional Pertahanan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3).

Menurut BHD, setelah kunjungannya ke Aceh pada Selasa (16/3) sore ada dua teroris yang menyerahkan diri. "Yaitu saudara Marzuki dan saudara Maulana kebetulan magrib menyerahkan diri. Marzuki dan Maulana menyerahkan diri dengan senjata api 4, 3 senjata api gengam dan satu M-16," ujarnya.

Sebelumnya, BHD menyebutkan dari 38 teroris yang di Aceh dan Pamulang hanya tinggal 14 teroris yang saat ini termasuk dalam DPO.

Ia juga mengatakan dengan latihan-latihan militer yang digelar kelompok teroris ini, Polri akan lebih gencar memberikan penjelasan, sosialisasi kepada masyarakat agar masyarkat ikut serta melakukan pencegahan terhadap kemungkinan tindakan kekerasan. [win/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.