INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (17/3) rupiah ditutup pada kisaran 9.115 atau naik 50 poin dibanding penutupan Senin kemarin di kisaran 9.165.
Pengamat valas PT Harvest Future International, Tony Mariano mengatakan, kebijakan The Fed mempertahankan suku bunga memberikan sentimen positif untuk rupiah. Dengan kebijakan The Fed tersebut maka diprediksikan adanya dana asing masuk ke Indonesia. Selain itu, mata uang dolar AS mengalami koreksi secara global turut mempengaruhi rupiah. "Sentimen The Fed mempertahankan suku bunga menjadi faktor dominan penguatan rupiah," kata Tony saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (17/3).
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Currency Management Fahrial Anwar. Ia menuturkan, The Fed mempertahankan suku bunga 0 persen hingga 0,25 persen diperkirakan akang berlangsung lama ke depan. Sehingga memberikan perbedaan suku bunga yang besar antara suku bunga Amerika Serikat dan Indonesia. "Perbedaan suku bunga besar tersebut memberikan sentimen positif untuk rupiah," ujar Fahrial.
Lembaga pemeringkat seperti S&P menaikkan peringkat utang jangka panjang Indonesia memberikan dampak positif untuk pasar. Fahrial menuturkan, dana asing menyerbu masuk ke Indonesia juga memberikan penguatan terhadap rupiah. "Asing melihat mudah mencari untung di Indonesia. Capital inflow masih masuk ke Indonesia," kata Fahrial.
Fahrial memprediksikan, rupiah akan menguat pada perdagangan Kamis (18/3). Kebijakan The Fed tetap mempertahankan suku bunga masih menjadi sentimen positif untuk rupiah. Suku bunga Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat sehingga investasi di Indonesia lebih menarik. "Investor asing masih akan masuk ke SBI, surat utang dan saham ke Indonesia sehingga berdampak terhadap penguatan rupiah," jelas
Fahrial. Rupiah diprediksikan berada di kisaran 9.140-9.180.
Tony juga memprediksikan, rupiah akan menguat dengan kisaran 9.100-9.150. "rupiah masih akan menguat dengan masuknya asing ke bursa saham Indonesia," tutur Tony. [hid] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !