INILAH.COM, Jakarta- Hampir sepertiga pengguna Facebook di Denmark mengakses di tempat kerja. Hal ini setara kerugian 1,5 miliar euro (Rp 18,7 triliun) jam kerja yang hilang setiap tahun.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Dwarf and Userneeds Institutes, dari 2 hingga 8 Februari menunjukkan bahwa 55.000 pengguna Facebook menghabiskan lebih dari 30 menit dari setiap hari kerjanya untuk mengunjungi situs jejaring sosial tersebut.
Menurut harian keuangan Boersen yang menerbitkan jajak pendapat, waktu yang dihabiskan masyarakat Denmark di Facebook menghabiskan ongkos 10,8 miliar kroner (1,5 miliar euro) per tahun karena berkurangnya produktivitas.
"Kami tahu bahwa masalah ini ada, tapi kami terkejut oleh tingginya dampak pada produktivitas dan daya saing," kata Charlotte Vester, wakil direktur Danish Chamber of Commerce/
"Kami benar-benar tidak perlu menjadi juara dunia dalam menggunakan Facebook di tempat kerja," katanya.
Ia menambahkan menyerahkan pada petinggi perusahaan untuk menetapkan aturan dalam menggunakan jaringan ini demi mencegah akses yang akan merusak efisiensi kerja.
Sementara beberapa perusahaan yang mendorong karyawan untuk menggunakan Facebook sebagai alat kerja hanya 7,8 persen dari 2.545 sektor publik dan swasta profesional yang diambil dari polling.
Sebanyak 1,9 juta warga Denmark usia 16 hingga 65 atau sekitar setengah dari penduduk kelompok usia tersebut memiliki profil di Facebook.[ito]