Sabtu, 26 Mei 2012 | 14:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Fadjroel: Hukuman Mati itu Hak Tuhan
Headline
Fadjroel Rachman - persepektifbaru.com
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Sabtu, 26 Juli 2008 | 12:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta Fadjroel Rachman, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan, menilai hukuman mati sebagai sebuah pelanggaran HAM.

"Hak hidup itu hak setiap orang. Hukum tak dapat merebutnya. Hanya Tuhan yang bisa," ujarnya," di acara talkshow 'Hukuman untuk Koruptor' di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (26/7).

Bahkan, kata mantan demonstran di era Orde Baru ini, hal itu juga berlaku terhadap koruptor. "Seandainya koruptor mati, apakah ia bisa memperbaiki diri atas kesalahannya?" kata tokoh muda yang hendak mencalonkan diri menjadi presiden itu.

Dipaparkannya, saat ini sudah ada 150 negara di dunia yang telah menghapus hukuman mati. "Saya tantang SBY. Seandainya ia mengambil uang rakyat serupiah pun, apakah ia mau dihukum mati di Nusakambangan? Kita harus ingat, korupsi bukanlah kesalahan total individu," tandasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.