inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

DPW PKB Akui Putusan MA

Headline
KH Abdurrahman Wahid - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: M Husni Nanang
Sabtu, 26 Juli 2008 | 16:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta Forum Silaturahmi DPW PKB se-Indonesia, yang diwakili tujuh orang mandatarisnya, Sabtu (26/7), menyatakan menerima hasil keputusan Muktamar Semarang. Forum itu juga menyatakan Gus Dur menerima rekomendasi itu.

Tujuh mandataris DPW yang mewakili 23 DPW se-Indonesia itu terdiri atas mandataris DPW Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Maluku.

Mereka menyerahkan pernyataan sikap mengenai keputusan MA yang mengakui DPP PKB yang sah berdasarkan hasil Muktamar Semarang kepada KH Abdurrahman Wahid selaku Ketua Umum Dewan Syuro, di gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Dalam keterangannya kepada pers, Forum DPW memberi memberikan dukungan kepada Gus Dur dan menyatakan masih berada di belakangnya. "Sehingga, Gus Dur dapat mengambil keputusan-keputusan. Seperti membuat mediasi yang bertugas melakukan harmonisasi, konflik yang ada agar dilakukan dengan full power," kata Agus Wiyarto, yang menjadi juru bicara Forum.

Menurut Agus, saat ini ada 23 DPW PKB yang masih mendukung Gus Dur, yang dilegalkan melalui SK hasil Muktamar Semarang. "Jadi tidak ada dualisme kepemimpinan," jelasnya.

Saat ditanya tanggapan Gus Dur atas pernyataan itu, Ipong Mukhlisoni, mandataris DPW Kaltim, menyatakan bahwa mantan Ketua PBNU itu menanggapai dengan baik. "Bagus dan Gus Dur menerimanya. Gus Dur sebagaui bapak bangsa yang menjunjung tinggi keputusan MA," jelasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.