INILAH.COM, London - Polisi mendatangi kediaman John Terry setelah mendapat laporan bahwa bek Chelsea itu menabrak seorang petugas keamanan Chelsea dengan Range Rovernya di luar Stamford Bridge.
Goal.com UK melaporkan, insiden tersebut terjadi setelah Chelsea disingkirkan Inter Milan dari Liga Champions.
Polisi pada hari Rabu (17/3) menginformasikan bahwa Terry tidak menghentikan laju mobilnya setelah melukai korban.
Juru bicara kepolisian mengatakan, Polisi mendapat panggilan pada pukul 23.13 pada hari Selasa, 16 Maret ke Stamford Bridge karena ada laporan tabrakan mobil dengan pejalan kami.
Ambulans dan Polisi datang di tempat kejadian dimana terdapat seorang pria berusia 35 tahun mengalami patah kaki. Ia telah dibawa ke rumah sakit dan dalam kondisi stabil, lanjutnya.
Pengemudi mobil berwarna gelap tidak berhenti di tempat kejadian. Belum ada yang ditangkap namun penyelidikan masih terus berlanjut, tambahnya.
Menurut saksi mata, Terry menabrak seseorang setelah terburu-buru melarikan diri dari serbuan penggemar. Hal ini dibantah juru bicara Terry, Phil Hall. Ia menyalahkan paparazzi yang menghalangi mobil Terry saat akan meninggalkan stadion.
Kepada Goal.com UK, John keluar dari tempat parkir dan dikelilingi paparazzi. Ia tidak mengebut dan seorang petugas keamanan memberinya jalan untuk lewat. Ia tidak sadar telah menabrak seseorang.
Hall juga mengatakan, bukan polisi yang mendatangi rumah Terry namun Terry yang suka rela mendatangi kantor polisi.
Tambahnya, John sukarela datang ke kantor polisi, menjalani tes alkohol di rumahnya pukul 1.30.
Hall juga menambahkan bahwa Terry telah meminta maaf kepada petugas keamanan tersebut pagi ini melalui telepon.[boy]