Senin, 28 Mei 2012 | 14:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Fadjroel: Kaum Tua Antidemokrasi
Headline
Fadjroel Rachman - persepektifbaru.com
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Sabtu, 26 Juli 2008 | 19:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta Fadjroel Rachman, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan meminta calon presiden yang sudah berumur untuk mundur dalam Pilpres 2009.

"Kaum muda republik penuh harapan, kaum tua republik tanpa harapan. Saya minta keikhlasan beliau-beliau untuk mundur," ujar Fadjroel yang bertekad maju sebagai capres lewat jalur independen, usai talk show 'The Candidate', di Wisma Mampang, Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/07) sore.

Ia mengungkapkan, jumlah kaum tua yang ada saat ini hanya 10 orang, namun ia enggan menyebut nama-namanya. Menurutnya, mereka antidemokrasi yang tidak bisa membangun demokrasi di Indonesia. "Dunia demokrasi, dunia anak muda," katanya.

Rezim reformasi selama 10 tahun ini, lanjutnya, telah dipimpin oleh orang-orang Orde Baru yang membangun kediktatoran dan gagal menyejahterahkan rakyat. "Umur tidak masalah, tapi agenda kami berbeda," pungkasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.