INILAH.COM, Jakarta Fadjroel Rachman, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan meminta calon presiden yang sudah berumur untuk mundur dalam Pilpres 2009.
"Kaum muda republik penuh harapan, kaum tua republik tanpa harapan. Saya minta keikhlasan beliau-beliau untuk mundur," ujar Fadjroel yang bertekad maju sebagai capres lewat jalur independen, usai talk show 'The Candidate', di Wisma Mampang, Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/07) sore.
Ia mengungkapkan, jumlah kaum tua yang ada saat ini hanya 10 orang, namun ia enggan menyebut nama-namanya. Menurutnya, mereka antidemokrasi yang tidak bisa membangun demokrasi di Indonesia. "Dunia demokrasi, dunia anak muda," katanya.
Rezim reformasi selama 10 tahun ini, lanjutnya, telah dipimpin oleh orang-orang Orde Baru yang membangun kediktatoran dan gagal menyejahterahkan rakyat. "Umur tidak masalah, tapi agenda kami berbeda," pungkasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !