INILAH.COM, Jakarta Konflik yang terjadi di tubuh PKB, diyakini J Kristiadi, pengamat politik dari CSIS (Central for Strategic and International Studies), akan menurunkan perolehan suara partai itu pada Pemilu 2009.
Hal itu diungkapkannya, usai diskusi publik 'Gejolak Harga dan Risiko Politik Pemerintah', di Sekretariat Barindo, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (26/7). Menurutnya, pemilih tradisional PKB yang berasal dari warga NU diperkirakan akan lari ke partai lain, sehingga menurunkan perolehan partai itu.
"Pasti akan turun. Meskipun ada pemilih tradisional yang sangat setia, tapi sebagian akan pindah ke partai lain. Bisa ke PKS atau Golkar," kata Kristiadi.
Ia meminta PKB saat ini lebih mengokohkan diri, karena masih banyak rakyat yang mengharapkan agar PKB menjadi partai besar. Partai yang bisa merangkul semua anak bangsa menjadi kekuatan efektif.
"Sudahlah. Muhaimin Iskandar dan Yenny rukun kembali di bawah restu dan wibawa Gus Dur untuk menjadim partai besar," tandasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !