INILAH.COM, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) menjamin Honda Odyssey di Indonesia, - di Amerika terkena recall - sejauh ini tidak ditemukan ada masalah pada sistem pengeremannya.
Honda Motor Co belum lama ini mengumumkan telah me-recall 410 ribu unit, terdiri dari 344 ribu unit Odyssey dan 68 ribu unit Elements keluaran 2007 dan 2008. Penarikan dilakukan karena terjadi masalah pada sistem pengereman.
Menurut Direktur Pemasaran HPM, Jonfis Fandy, model dan komponen Odyssey di Amerika berbeda dengan Indonesia. HPM memang memasarkan model 2008 dan 2009, tetapi yang di Indonesia CBU Jepang. Sedangkan yang di-recall produksi Amerika, ujar Jonfis dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/3).
Lantaran beda asal dan perakit maupun pemasok komponen, sudah pasti kondisi yang dialami Odyssey di Amerika berbeda dengan yang ada di Indonesia. Nama dan model bisa sama, tetapi pemasok komponennya bisa berbeda. Karena itu, sampai saat ini kami jamin Odyssey di Indonesia aman, tandas Jonfis.
Honda Motor Co mengumumkan recall terhadap Odyssey dan Element di Amerika, karena ditemukan kegagalan pada fungsi modul vehicle stability assist (VSA). Kedua produk yang di-recall buatan tahun 2007 dan 2008, jumlahnya mencapai 410.000 unit.
Menurut Honda, akibat kegagalan pada modul VSA, para pemilik mobil terpaksa harus menginjak pedal rem sedalam mungkin dan ini akan akan membuat pengemudi panik, Karena bisa saja, tiba-tiba rem tidak berfungsi.
Lembaga Keselamatan Berkendara di Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah melaporkan adanya tiga kecelakaan, meski hanya luka ringan dan tidak ada korban jiwa. [Tom]