INILAH.COM, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) merupakan satu-satunya perusahaan nasional yang menyediakan jasa hulu migas secara terintegrasi. Integrasi ini akan memperkuat posisi yang kuat di bisnis jasa hulu migas.
Riset Asia Kapitalindo Securities menguraikan, Elnusa memantabkan posisinya di jasa hulu migas terintegrasi dengan memfokuskan bisnis pada jasa hulu terintegrasi. Hal ini terbukti dengan melakukan divestasi atas penyertaan sahamnya di beberapa perusahaan terutama yang menyimpang dari bisnis intinya.
"Jasa hulu migas merupakan segmen bisnis Elnusa yang memberikan marjin terbesar, yaitu 20-27%," tulis Asia Kapitalindo seperti dikutip INILAH.CO, Kamis (18/3).
Dengan menggunakan metode discounted cash flow, serta asumsi WACC 14%, LTG sebesar 2%, risk premium sebesar 5%, serta beta 1.3. Asia Securities menargetkan harga per lembar saham perseroan sebesar Rp450.
"Dengan demikian masih terdapat potential upside sebesar 32%," tulisnya.
Di bidangnya, Elnusa menyediakan jasa migas mulai dari hulu sampai hilir. Di bisnis jasa hulu migas, Elnusa merupakan pemain besar dan satu-satunya yang memberikan jasa hulu terintegrasi, mulai dari penuediaan data seismik, pembiran hingga produsi migas.
Bisnis hulu yang terintegrasi memberikan kemempuan Elnusa untuk menerapkan system one stop service, dimana consumer hanya memerlukan satu pihak yang menangani seluruh proses yang terjadi di hulu. Hal ini menyediakan kemudahan bagi konsumer serta memberikan kemampuan yang lebih besar bagi Elnusa dalam menerapkan strategi harga.
Dalam upaya meningkatkan bisnis di segmen jasa hulu migas dan memantapkan posisinya di segmen tersebut, ELSA telah mengambil strategi yaitu memfokuskan bisnis pada jasa hulu migas dan penunjangnya. Strategi tersebut kami nilai tepat.
Bisnis jasa hulu migas dan penunjangnya merupakan bisnis utama dan yang menjadi andalan ELSA. Bisnis hulu migas terintegrasi memberikan kontribusi pendapatan terbesar terhadap total pendapatan ELSA, yaitu mencapai 70%. Selain itu, jasa hulu migas merupakan segmen bisnis yang memberikan margin terbesar diantara segmen bisnis lainnya yang dimiliki ELSA, yaitu mencapai 20%-27%.
Selama tahun 2006-2009F, jasa hulu migas terintegrasi memiliki rata- rata kenaikan pendapatan terbesar setiap tahun, yaitu lebih dari 30%, sedangkan jasa penunjang hulu migas dan jasa hilir migas hanya memberikan rata-rata kenaikan penjualan masing-masing 3% dan 4% per tahun.
"Ekspektasi ke depan, harga minyak mentah diekspektasikan masih akan melanjutkan penguatan hingga di atas level US$100/barel. Penguatan pada harga minyak mentah menguntungkan bagi ELSA karena akan meningkatkan nilai kontrak penjualannya," prediksinya. [san/cms]