INILAH.COM, Jakarta - Untuk Kamis (18/2) ini IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 2.734-2.773.
Angka penjualan mobil yang di bulan Februari yang lebih tinggi dibandingkan bulan lalu serta sentimen dari regional terkait dengan Fed Rate yang tetap di level 0,25 persen
mengakibatkan saham perbankan dan otomotif menjadi penopang pergerakan IHSG.
Namun volume pada perdagangan kemarin masih di bawah rata-rata 20 hari meskipun IHSG mencatat level tertinggi setelah krisis. Dari regional, DJIA kembali bergerak flat to positif ditutup di 10.734 (0,4%).
Angka harga produsen turun 0,6 di atas ekspektasi pelaku pasar yang mengharapkan berada di level 0,2 membuat tekanan inflasi menjadi berkurang. Saat ini Fed Rate berada di level 0,25 untuk jangka waktu yang diperpanjang. Namun pelaku pasar mengantisipasi kenaikan Fed Rate akan terjadi jika angka pengangguran mulai turun dan diperkirakan kenaikan suku bunga baru akan terjadi di akhir tahun.
Sentimen regional yang kondusif tersebut masih membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan kenaikannya. Namun volume yang di bawah rata-rata dan stochastic yang sudah memasuki area jenuh beli membuka peluang aksi ambil untung jangka pendek. "Untuk hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 2.734-2.773," demikian Trimegah Securities dalam ulasan sahamnya, Kamis (18/2). [cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !