INILAH.COM, Jakarta - Menjelang akhir pekan, IHSG dibuka menguat 7,07 poin (0,26%) ke 2.763,33.
Penguatan IHSG tersebut didukung nilai transaksi perdagangan Rp42,49 juta dan volume perdagangan 27.943.500. JII dan LQ45 pun menguat, masing-masing naik 1,44 poin kke 442,65 dan 1,76 poin ke 541,41.
Sementara untuk saham naik 15, saham turun 4, dan saham stagnan 17. Secara sektoral, sektor keuangan dan sektor properti enggan mengikuti IHSG sehingga berada di zona merah.
Menurut riset Henanputih Rai, kendati berpotensi terus menguat, namun lantai bursa akan dibayangi oleh aksi ambil untung (profit taking).
Saham-saham yang mengalami penguatan antara lain, saham Astra International (ASII) naik 1.150 ke 42.000, saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 500 ke 36.650, saham United Tractors (UNTR) naik 300 ke 18.000, saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik 250 ke 16.300, saham Astra Agro Lestari (AALI) naik 200 ke 25.200, saham Bank Mandiri (BMRI) naik 200 ke 5.150, dan saham Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) naik 100 ke 6.400.
Sementara saham-saham yang mengalami pelemahan antara lain, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 100 ke 8.500, saham Bank Central Asia (BBCA) turun 50 ke 5.750, saham Semen Gresik (SMGR) turun 50 ke 7.800, saham Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun 50 ke 13.950, saham Bhakti Investama (BHIT) turun 40 ke 830, dan saham Radiant Utama Interinsco (RUIS) turun 25 ke 255. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !