INILAH.COM, Jakarta - Menteri ESDM meresmikan rencana pembangunan proyek gas kota untuk empat kota selama 2010. Peresmian pembangunan gas kota ditandai dengan pelaksanaan MoU suplai gas antara produsen dengan pemerintah.
Untuk tahun anggaran 2010 dilakukan nota kesepahaman alokasi gas bumi jaringan distribusi untuk rumah tangga di Tarakan yang dipasok oleh Medco E&P, Depok dan Bekasi dipasok oleh PT Pertamina EP. Sedangkan untuk Sidoardjo, melanjutkan nota kesepahaman sebelumnya dengan PT Lapindo Brantas,kata Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di Jakarta, Kamis (18/3).
Lanjutnya, jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga di Kota Tarakan akan dibangun di Kelurahan Karang Balik dan Sebengkok. Untuk Kota Depok di Kelurahan
Beji dan Beji Timur. Untuk Kota Bekasi, dibangun di Perumnas Bumi Bekasi Baru.
Sedangkan untuk Kota Sidoarjo, akan dibangun di Medaeng, Tambaksawah, Ngingas dan Wedoro. Di masing-masing kota
tersebut, jumlah sambungan rumah yang akan mendapat fasilitas ini berkisar antara 3 ribu sampai 4 ribu sambungan rumah.
Pembangunan jaringan distribusi gas untuk rumah tangga merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan untuk diversifikasi energi, pengurangan subsidi, penyediaan energi bersih dan murah serta program komplementer konversi minyak tanah ke LPG untuk percepatan pengurangan penggunaan minyak bumi.
Pemerintah membangun jaringan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga karena badan usaha tidak tertarik membangun akibat minimnya keuntungan dalam pengelolaannya. Di masa mendatang, diharapkan badan usaha swasta dapat berperan serta dan mewujudkan menjadi kota gas. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !