INILAH.COM, Jakarta - Alexandra Gotardo sekarang ini lagi sibuk-sibuknya menekuni dunia bisnis. Sebagai seorang artis, ia sadar kalau pekerjaannya itu tidak bisa dijadikan jaminan hidup untuk masa depan.
Hal itulah yang membuatnya kini mencari pengalaman baru di dunia usaha. Soal untung atau rugi, baginya itu hanya sebuah proses. Selama dirinya mau berusaha, maka peluang untuk mendapatkan keuntungan terbuka lebar.
"Tapi aku masih belum bisa ceritakan sekarang ini. Nanti saja. Kalau sudah waktunya. Sebentar kok. Aku ingin buat kejutan juga. Takutnya malah enggak ada kejutan lagi kalau dikasih tahu sekarang," ungkap perempuan yang akrab disapa Xandra ini.
Namun, kegiatan bisnis yang ditekuninya satu tahun belakangan ini, tidak membuat perempuan berdarah Italia ini meninggalkan dunia hiburan yang sudah membesarkan namanya itu. Malah sekarang ini dia tengah terlibat dalam sebuah film bertajuk Suami-Suami Takut Istri produksi Multivison Plus. Selain juga sering tampil di layar RCTI memerankan Cellia dalam sinetron Khanza.
Perempuan yang sepi sorotan media ini pun akhirnya bersedia menuturkan kisah mengenai perjalanan kariernya dalam urusan seni peran. Xandra bahkan tak sungkan-sungkan berbagi cerita tentang hubungannya yang sudah berakhir dengan Tyo Nugros, mantan drummer band Dewa 19.
Seperti apa kisah Xandra, berikut petikan wawancaranya dengan INILAH.COM
Sudah lama anda tidak muncul di depan publik. Kegiatannya sekarang ini apa saja?
Aku masih syuting. Aku main di sinetron Khanza. Sinetronnya sih baru tayang, jadi mungkin baru kelihatan juga. Selain itu, aku juga main film dan sedang menjalani bisnis.
Bisnis apa?
Aku lagi coba-coba. Mudah-mudahan berhasil. Tapi aku masih belum bisa cerita sekarang ini. Nanti saja. Kalau sudah waktunya. Sebentar kok. Aku ingin buat kejutan. Takutnya kalau dikasih tahu sekarang malah enggak ada kejutan.
Kenapa ingin terjun di bisnis?
Mumpung masih muda. Aku masih bisa menjalani semua aktivitasku dengan baik. Lagipula apa yang aku jalani sekarang ini nantinya akan sangat berguna bagi masa depanku. Aku bisa banyak pelajaran dan menimba ilmu dari pengalamanku sekarang.
Bisa ceritakan mengenai sinteron anda?
Pastinya aku ingin mendapat tantangan baru. Dalam sinetron itu aku baru pertama kali memerankan karakter antagonis. Aku sangat tertarik tampil di sinetron ini karena selama ini aku banyak memerankan karakter pratagonis. Selain itu aku juga suka dengan lawan main aku. Semuanya bagus-bagus, seperti Ali Syakieb atau Velove Vexia.
Bagaimana karakter anda di sinetron Khanza ini?
Aku berperan sebacai Cellia. Tapi karakter antagonis yang aku mainkan juga enggak yang berat-berat. Masih dalam batas wajar. Makanya untuk peran antagonis ini aku masih penjajakan, masih harus banyak belajar. Mudah-mudahan nantinya aku semakin mudah memerankan banyak karakter.
Lalu, seperti apa film anda?
Iya. Aku main di film komedi. Ini juga menjadi tantangan untukku. Aku kembali mendapat peran yang berbeda. Ceritanya juga bagus. Lagipula film ini mengadopsi dari sitkom (situasi komedi) di televisi, jadi sudah banyak orang yang tahu. Aku juga sangat suka. Baca naskahnya saja sudah tertawa. Kemarin kita syuting di Bali 8 hari. Sekarang tinggal di Jakarta. Mungkin sebelum tahun ini film itu sudah bisa diputar.
Jadi tahun ini anda punya banyak kesibukan, Lalu, bagaimana bagi waktu dengan semua aktivitas kamu?
Ya seperti itulah. Aku punya manajemen yang mengurus semua kegiatan aku. Jadinya enggak sulit. Kalaupun ada jadual yang bentrok, aku berusaha mengkomunikasikannya agar semua berjalan lancar.
Bagaimana dengan anggapan tentang aji mumpung?
Kalau kejar setoran mungkin kejar setoran untuk diri sendiri. Aku ingin menjadi seorang perempuan yang mandiri. Aku ingin dapatkan sesuatu dari jerih payahku.
Lalu, bagaimana dengan sang pacar?
Kita sudah putus, tapi masih berhubungan baik. Kita memutuskan berdua karena sudah lama juga, jadi kita seperti saudara. Istilahnya dia itu usianya jauh di atas aku. Jadi kalau ada sesuatu yang aku tidak tahu, aku suka tanya sama dia. Tidak ada orang ketiga saat berakhirnya hubungan kita. Mungkin kita sudah menemukan jalan masing-masing. (E2)