INILAH.COM, Jakarta - PT PGN (Persero) masih mengalami defisit gas sebesar 80-150MMSCFD, di mana angka defisit terkahirnya mencapai 150MMSCFD.
Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT PGN (Persero), Hendi Priyo Santoso di Jakarta, Kamis (18/3). "Defisit gas PGN capai 150MMSCFD. Kami sedang bahas dengan Pemerintah bagaimana menutupi defisit gas tersebut, kata Hendi.
Sementara defisit gas untuk Jawa Barat angkanya sekitar 150MMSCFD, sedang kalau defisit secara nasional mencapai 300MMSCFD. PGN hanya menyampaikan berapa defisitnya, pemerintah yang punya kuasa di bidang hulu yang mengupayakan suplai gas untuk PGN. Kami serahkan semuanya kepada pemerintah, katanya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !