INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY menyesalkan adanya aksi-aksi demo yang menolak kehadiran Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia. SBY mengimbau agar jangan menyamakan Obama dengan George W Bush.
"Presiden SBY mengimbau agar tidak memperlakukan Presiden Obama sama dengan Presiden Bush. Karena Presiden Obama sangat-sangat mencintai Indonesia, sangat menghargai Indonesia," kata Ketua Presidium ICMI Azyumardi Azra usai bertemu dengan SBY di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (18/3).
Azyumardi menambahkan, presiden juga menjelaskan kehadiran Obama tidak ditemani oleh istri dan kedua putrinya. Hal ini karena di Amerika, Presiden Obama sedang menghadapi reformasi sistem pelayanan kesehatan, karenanya Obama datang sendiri ke Indonesia.
"Jika Istri dan kedua putrinya ikut maka akan ada orang Amerika yang menganggap Obama datang ke Indonesia untuk jalan-jalan dan libur dengan keluarganya," ujar dia.
Ia juga mengatakan, kehadiran Obama ke Indonesia tidak memiliki tujuan atau maksud tertentu. Tapi ini murni untuk menjalin hubungan baik Indonesia dan Amerika.
"Indonesia tidak didesak apa-apa oleh Amerika. Indonesia tidak bergantung pada Amerika baik bidang politik, ekonomi, dan sebaginya," imbuhnya.
Kunjungan Obama ke Indonesia akan berlangsung selama tiga hari mulai pada 23-25 Maret 2010. Pengamanan Presiden Amerika ini kendali akan dipegang TNI.
Rencana kunjungan Obama ke Indonesia sempat mengalami perubahan. Semula dikabarkan Obama akan datang pada 20-23 Maret. Perubahan jadwal kunjungan Obama disebabkan alotnya pembahasan Undang-undang Reformasi Kesehatan di parlemen. [win/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !