inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Muktamar NU Diundur Karena SBY

Headline
istimewa
Oleh: Suriani
Kamis, 18 Maret 2010 | 14:07 WIB
INILAH.COM, Makassar - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-32 yang sedianya dibuka pada 22 Maret mendatang di Asrama Haji Sudiang Makassar Sulsel, diundur sehari dengan alasan mengikuti jadwal Presiden SBY menjadi 23 Maret.

Pantia pelaksana seksi acara, yang juga wakil sekertaris PC NU Makassar, Mulyadi saat dihubungi membenarkan penundaan tersebut. Menurutnya, panitia pelaskana mengikuti jadwal dari kepresidenan.

"Rencananya memang tanggal 22 tetapi Pak Presiden tidak bisa hadir hari itu, dan bisanya hanya tanggal 23, itu sudah pasti karena jadwal dari istana," jelas Muliadi di Makassar, Kamis (18/3).

Jadwal Presiden tanggal 22 harus menyambut Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Karenanya, jadwal muktamar yang mestinya dimulai 22-27 menjadi 23-28 Maret.

Ia menambahkan, pembukaan NU memang sudah menjadi tradisi untuk dibuka oleh seorang Presiden. "Dan mungkin juga beliau sudah berjanji akan datang, makanya kita menyesuaikan," imbuhnya.

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar ini menjelaskan muktamar ini akan dihadiri sekitar 8.000 hingga 10.000 kaum Nahdliyin ini, sudah rampung 90-an persen untuk digelar. Undangan untuk pembukaan sudah diedar semuanya sehingga tak ada alasan penundaan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.