INILAH.COM, Jakarta - Pemangkasan anggaran KPK dinilai sebagai langkah yang tidak tepat oleh Fraksi PDIP. Apalagi dikaitkan dengan kasus Century.
"Saya tidak setuju dengan wacana pemotongan anggaran KPK. Ini bukan solusi yang baik," kata anggota Fraksi PDIP Gayus Lumbuun di DPR, Jakarta, Kamis (18/3).
Menurut Gayus, pemotongan anggaran akan menghambat target DPR untuk terus meningkatkan kinerja KPK. Fraksi PDIP, lanjut Gayus, tidak merekomendasikan pemotongan anggaran.
"Beri waktu kepada KPK untuk bekerja secara baik," kata ketua Badan Kehormatan DPR ini.
Kendati demikian, Gayus tetap meminta KPK untuk serius menjalankan rekomendasi Pansus Century. Sejauh ini, ujar Gayus, sudah 60 orang yang diperiksa terkait Bank Century seperti dari BI dan lembaga terkait lainnya.
"Tapi kenapa yang dua orang (Boediono dan Sri Mulyani) tidak juga diusut," ujarnya heran.
"Jangan menganggap enteng pengusutan. Diusut itu kan bukan sesuatu yang salah. Padahal ini rekomendasi dari Pansus," tambahnya.
Gayus menjelaskan, Komisi III tidak bisa memberikan limit waktu untuk KPK dalam menyelesaikan kasus Bank Century. Menurut dia, dalam hukum tidak ada limit waktu. "Dalam hukum tidak ada limit waktu. Sulit memastikan waktunya kapan," ujar Gayus.[*/ims]