inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Red Bull Dicegah Pakai Mesin Mercedes

Headline
istimewa
Oleh:
Kamis, 18 Maret 2010 | 15:58 WIB
INILAH.COM, Milton Keynes Manajer Red Bull Racing Helmut Marko menilai tim-tim Formula One (F1) lainnya takut jika Red Bull menggunakan mesin Mercedes musim ini.
Red Bull sedang berencana untuk mengganti mesin dari Renault ke Mercedes pada ajang F1 musim ini. Mesin Mercedes dianggap memiliki kekuatan terbaik untuk balapan jet darat ini.
Namun, meski pihak Mercedes bisa menyuplai mesin kepada Red Bull, namun tim yang bermarkas di Milton Keynes ini membutuhkan izin dari sejumlah pelanggan Mercedes lainnya yang berlaga di F1, McLaren, Force India dan Mercedes GP.
Hingga kini permintaan mesin Red Bull kepada Mercedes tidak dipenuhi dan tim asal Austria tersebut harus tetap menggunakan mesin Renault musim ini. Dan Marko menilai tim lainnya takut kalah jika Red Bull menggunakan mesin Mercedes.
Mereka tidak ingin kami (Red Bull) pakai mesin Mercedes. Tanpa ingin menjadi arogan, mereka tahu jika kami menggunakan mesin itu, mereka tidak bisa melihat kami di trek, ujar Marko seperti yang dilansir Automoto365.
Uniknya, meski menggunakan mesin Renault, Red Bull hampir menjadi yang terbaik di seri pembuka GP Bahrain, sebelum akhirnya Sebastian Vettel kehilangan tenaga dan harus mengakhiri lomba di posisi keempat.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.