INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet terkait dengan hasil Paripurna DPR soal Century. Namun, Tifatul Sembiring menyatakan, Presiden SBY belum mau merombak kabinetnya.
PKS merupakan salah satu anggota partai koalisi Partai Demokrat yang memenangkan pasangan SBY-Boediono pada Pilpres 2009. Namun, sebagai partai koalisi, PKS dinilai SBY bandel sehingga berhembus isu reshuffle kabinet.
"Presiden sejak menjawab kasus Century tanggal 4 Maret 2010 sampai saat ini pernyataan beliau tidak ada rencana akan merombak koalisi, ini yang saya pegang," ujar Tifatul yang ditemui usai acara diskusi di gedung Dewan Pers (19/3), Jakarta.
Isu reshuffle dikabarkan sebagai aksi politik balasan partai Demokrat terhadap anggota partai koalisinya yang tak seiring sejalan dalam Pansus Century, yakni PKS dan Golkar.
"Silahkan saja saya akan terima jika partai koalisi mengadakan pertemuan atau rapat untuk hal tersebut," katanya.
Tifatul mengaku saat ini masih menunggu pernyataan langsung Presiden SBY selaku kepala pemerintahan terhadap sikap koalisinya.
"Jika Presiden memberikan isyarat atau sebagainya tentu saja beliau akan bicara dengan kita, jadi beliau mengatakan akan memperbaiki koalisi ke depan. Bersama kita akan fokus kepada persoalan peningkatan kesejahteraan rakyat ke depan," imbuhnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !