Minggu, 27 Mei 2012 | 18:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ekuitas BUMN Naik Jadi Rp2.500 T Pascaholding BUMN
Oleh: Susan Silaban
web - Kamis, 18 Maret 2010 | 16:41 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pascaholding BUMN di seluruh sektor industri, diharapkan ekuitas BUMN bisa naik hingga lima kali lipat dari Rp500 triliun menjadi Rp2.500 triliun.

"Dihitung setelah lima tahun mendatang di mana holding itu sudah terealisasi," kata Deputi Kementerian BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi, Mahmuddin Yasin, pada acara diskusi Pembentukan Holding BUMN Perkebunan, Jakarta, Kamis (18/3).

Hitungannya, menurut Yasin, dapat dilihat melalui meningkatnya price earning ratio (PER) dan book value seluruh BUMN. Selain kenaikkan itu, pembentukan holding juga diperkirakan akan menaikkan aset, pendapatan serta laba bersih seluruh BUMN. "Jadi top line bakal naik, middle line tetap dan ujungnya bottom line naik," ujarnya.

Saat ini ada sekitar 139 BUMN yang mengelola aset sekitar Rp2.000 triliun. Sebagai gambaran, nilai aset BUMN pada kelompok usaha perkebunan mencapai Rp30 triliun. Jika itu bukan nilai pasarnya, maka pemerintah harus melakukan revaluasi. Jika harga pasar aset-aset itu melonjak 10 kali lipat, maka nilai aset totalnya menjadi Rp300 triliun. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.