INILAH.COM, Jakarta - Ann Dunham, ibu kandung Obama, sudah sejak lama meyakini bahwa ekonomi rakyat Indonesia berbasis usaha kecil.
Sudah ditulis dengan jelas. Ada kelompok donor yang memaksakan kebijakan ekonomi Indonesia mengalihkan dari dari ekonomi murni, demikian disampaikan pengamat ekonomi Hendri Saparini dalam seminar Ann Dunham-Soetoro dan Ekonomi Kerakyatan" yang digelar di Mercentile Athletic Club, WTC Jakarta, Kamis (18/3).
Ibunya Obama itu, selama hampir 14 tahun meneliti dan bekerja dengan para aktivis LSM yang peduli soal ekonomi kerakyatan.
Bahkan, tesis ibunda Obama itu kemudian menjadi inspirasi banyak orang terhadap ekonomi kerakyatan berbasis usaha kecil.
Hendri Saparini mengatakan, pada saat itu, akhir 1960-an, Ibu Obama, Ann Dunham, sudah bisa menangkap bahwa ekonomi Indonesia telah bergesar dari ekonomi kerakyatan.
Sebenarnya, dia mengatakan, di awal pemerintahan Orde Baru, masih ada upaya untuk kembali menghidupkan model ekonomi kerakyatan.
Ada Hatta (Mohammad Hatta), ada Soemitro (Soemitro Djojohadikusumoh). Tapi setelah itu, ekonom-ekonom yang ada di Indonesia sebagian besar percaya bahwa pertumbuhan ekonomi adalah segala-segala, imbuhnya.
Dia menambahkan, pada saat itulah awal struktur ekonomi Indonesia bergeser dan meninggalkan ekonomi kerakyatan.
Itu karena ada tekanan dari kelompok lain yang ingin Indonesia segera meninggalkan ekonomi kerakyatan, katanya lagi.[*/ims]