inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Orang Indonesia di Eropa Saling Rindu

Oleh:
Senin, 28 Juli 2008 | 11:25 WIB
Tidak bisa dipungkiri, bahwa keutuhan sebuah rumahtangga berawal dari individu-individu yang ada di dalamnya memiliki komitmen untuk membangun keluarga harmonis.

Tentramnya sebuah keluarga menjadi salah satu kunci terbentuknya pribadi-pribadi unggul yang dapat mempengaruhi wajah suatu masyarakat. Dampak lebih lanjut tentunya dapat mewarnai kepribadian suatu bangsa.

Keluarga impian tersebut tentu tak mungkin diraih begitu saja. Diperlukan ilmu untuk
membuka cakrawala pengetahuan yang bisa dijadikan pedoman setiap individu yang menginginkan terwujudnya keadaan tersebut.

Menyadari hal ini, sejumlah sejumlah aktivis perempuan yang bergabung dalam divisi kewanitaan PIPPKS Jerman di Region 1 (Berlin dan sekitarnya) memandang perlu mengadakan sebentuk kegiatan yang dapat mewadahi dahaga orang-orang yang merindukan terbentuknya keluarga yang tenteram penuh cinta dan kasih sayang.

Adi Junjunan Mustofa, seorang peneliti Bakosurtanal yang mengenyam pendidikan Master di universitas Delft Belanda dan menempuh program Doktor di Chiba Jepang juga dikenal sebagai pemerhati masalah keluarga, didaulat para aktivis tersebut menjadi nara sumber untuk sebuah programteleconference yang diadakan berkala tiap tiga bulan sekali.

Sejak tahun lalu, ruang maya program yang diberi nama Taujih On Line Membentuk Keluarga Samara (sakinah mawadah warahmah) atau biasa disingkat TOL MEKAR ini selalu dipenuhi orang-orang Indonesia yang bermukim di berbagai negara, seperti Inggris, Swiss termasuk Swedia di samping di wilayah Jerman itu sendiri.

Hal ini menjadi suatu bukti bahwa tema-tema diskusi mengenai keluarga adalah topik yang menarik untuk disimak hingga tak pernah sepi peminat.

Seperti halnya hari Minggu 27 Juli 2008 lalu, tepat jam 06.00 pagi waktu Jerman sejumlah orang mulai dari Berlin, Aachen, Swedia hingga Riyadh telah berkumpul memenuhi ruang maya tempat telekonferensi diadakan. Sementara itu pemateri telah siap pula di Indonesia sejak 10.45 WIB.

Menumbuhkan Iklim Penuh Cinta dan Mesra dalam Keluarga yang menjadi topik diskusi pada kesempatan itu menyebabkan mereka rela mengorbankan sebagian waktu istirahat di hari libur tersebut demi mendapatkan bekal sejumput ilmu untuk menata rumahtangga mereka menjadi lebih harmonis.

Pemaparan konsep MESRA ( Mendidik, Empati, Senyum, Rapih dan Rajin, serta Aktif ) oleh pembicara yang selalu sejuk dalam bertutur kata ini sangat menarik didiskusikan sehingga acara berlangsung melebihi durasi waktu yang telah ditetapkan.

Diharapkan acara semacam ini tetap diadakan, demikian harap sebagian peserta menyampakan kesannya.

ineu abdurrahman
namakuineu@yahoo.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.