INILAH.COM, Tokyo-Bos Toyota Akio Toyoda mengaku pelatihan pekerja kualitas kontrol Toyota menurun di saat penjualan Toyota sedang meningkat tajam.
Toyoda, cucu dari pendiri Toyota, mengatakan masalah menjadi sangat akut setelah produksi global dan penjualan Toyota melampaui enam juta unit pada tahun fiskal 2002.
Kontrol kualitas Toyota mendapat sorotan tajam mengingat recall global mulai akhir tahun lalu akibat akselerator rusak, karpet kabin, dan masalah pada sistem pengereman yang mempengaruhi lebih dari delapan juta unit yang sebagian besar terjadi di Amerika Utara.
"Memang sungguh sulit dan mebuat saya frustasi, tapi kita harus menerimanya sebagai tak terelakkan," ujarnya kepada harian Nikkei di halaman pertamanya yang terbit Kamis (18/3).
Toyoda sempat dikritik karena tidak terlihat ketika masalah recall tahun lalu. Namun, Toyoda akhirnya muncul ke depan publik saat permintaan maaf pada konferensi pers di Jepang bulan Januari lalu dan menghadiri sidang Kongres AS bulan lalu, di Washington DC, AS.
Toyoda bahkan sempat muncul pada sebuah acara berita TV di Jepang dan di Larry King Live di AS. Awal pekan ini, ia menulis dalam blog Jepang untuk pertama kalinya sejak masalah penarikan kembali untuk meminta maaf kepada pelanggan Toyota.
Ia mengatakan bahwa Toyota akan menganggap semua masalah dengan serius, menerima dan menanggapi dengan tulus semua kritikan yang ditujukan pada rakasasa otomotif dunia ini. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !