Minggu, 27 Mei 2012 | 19:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Khawatir Akan Valuasi, Bursa Asia Jatuh
Headline
Oleh: Vina Ramitha
web - Kamis, 18 Maret 2010 | 20:46 WIB
INILAH.COM, Tokyo Setelah menyentuh level tertinggi pada perdagangan kemarin, bursa Asia pada Kamis (18/3) langsung meranggas. Koreksi saham eksportir Jepang dan perusahaan properti menjadi katalisnya.

Indeks MSCI Asia Pasifik (APAC) turun 0,3% ke 124,58 pada perdagangan di Tokyo, dengan rasio lima saham turun untuk setiap empat yang naik. Koreksi ini terjadi setelah MSCI APAC kemarin ditutup pada level tertinggi sejak 19 Januari. Rally indeks selama enam pekan terakhir disebabkan kekhawatiran pengetatan dana di seluruh dunia serta masalah utang Yunani.

MSCI APAC mengumpulkan 9,5% sejak mencapai titik terendahnya pada 8 Februari, seiring membaiknya estimasi data pekerjaan di AS. Selain bantuan untuk Yunani yang disampaikan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Harga rata-rata perusahaan yang ada di indeks ini naik 1,6 kali dari book value yang 1,5 pada Februari ketika mencapai titik terendah.

Analis di Baring Asset Management (Asia) Ltd. Khiem Do berpendapat, valuasi saham tak lagi semurah sebelumnya. Earning korporasi naik dan ini merupakan pertanda yang baik. Investor sebaiknya buy on weakness saham-saham Asia, katanya kepada Bloomberg, Kamis (18/3).

Berdasarkan data Bloomberg, estimasi rata-rata untuk pemasukan 12 bulan di perusahaan yang ada di indeks MSCI APAC naik 3,2% pada empat pekan terakhir. Sementara bursa Nikkei Jepang turun 1%. Indeks komposit Shanghai dan Hang Seng di Hong Kong naik 0,2%. Indeks Selandia Baru naik 0,6%.

Operator televisi berbayar terbesar di Malaysia, Astro All Asia Networks Plc, naik 18% ke 4,21 ringgit di Kuala Lumpur dan menjadi kenaikan terbesar di MSCI APAC. Kelompok yang dipimpin miliuner T. Ananda Krishnan ini menawarkan 2,5 miliar ringgit (US$757 juta) untuk membeli kendali penuh perusahaan tersebut.

Produsen otomotif terbesar ketiga di China, Dongfeng Motor Group Co., naik 6,9% ke HK$12,98 yang tercatat sebagai kenaikan terbesar kedua di indeks MSCI APAC. Hal tersebut terjadi setelah JPMorgan Chase & Co. menaikkan estimasi penjualan otomotif China untuk 2010-2011. Saham Great Wall Motor Co. naik 8,9% ke HK$14,94.

Di Jepang, saham Canon Inc. yang pasar utamanya Eropa, turun hingga 2,8% ke 4.025 yen karena kekhawatiran yen akan merusak valuasi Eropa yang akan terepatriasi ke Jepang. Mazda Motor Co., yang 21% penjualannya dari Eropa, turun 2% ke 241 yen. Honda Motor Co., dengan 7% pemasukan dari Eropa, turun 1,5% ke 3.200 yen.

Developer terbesar Jepang, Mitsui Fudosan Co., turun 2,4% ke 1.613 yen. Hal serupa dialami Mitsubishi Estate Co. yang anjlok 3,8% ke 1.476 yen. Dua perusahaan properti tersebut merupakan penurunan terbesar di indeks Nikkei. Morgan Stanley menurunkan nilai saham kedua perusahaan itu ke underweight. Produsen printer Seiko Epson Corp. turun 4,5% ke 1.485 yen setelah Credit Suisse Group AG juga menurunkan saham dari neutral ke underperform.

Di Australia, saham pusat perbelanjaan terbesar dunia berdasarkan valuasi pasar, Westfield Group, naik 2,2% di karena upgrade saham oleh Deutsche Bank AG dari hold ke buy. Peritel alat outdoor, Kathmandu Holdings Ltd., naik 8,7% ke NZ$2,38 setelah perusahaan berbasis di Christchurch, Selandia Baru itu mengumpulkan pemasukan operasional pada semester pertama tahun fiskal di atas estimasi.

Di Taipei, saham Shin Kong Financial Holding Co. naik 4,6% ke NT$12,45 setelah SinoPac Financial Holdings Co. dan Redford Assets Management Ltd. merekomendasikan beli karena perusahaan ini kembali menghasilkan laba pada kuartal keempat tahun lalu.

Mitsushige Akino, analis di Ichiyoshi Investment Management Co. menilai, secara global perekonomian dunia sudah mulai pulih. Namun investor masih khawatir ada kelebihan dana. Secara teknikal, pasar memang overheating. Jadi, pemodal mengunci keuntungan, pungkasnya. [ast/mdr][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.