INILAH.COM, Indian Wells - Meski senang dengan status nomor dua terbaik di dunia, Novak Djokovic mengaku tak akan puas sebelum berhasil menggeser Roger Federer yang kokoh di rangking teratas.
Setelah meraih Grand Slam pertamanya ketika menjuarai Australia Open 2008 serta mengumpulkan lima gelar Master Series, Djokovic merangkak pasti hingga berada di peringkat dua. Untuk itu dirinya sangat optimis mampu menyalip Federer.
Dalam tiga tahun terakhir saya berjuang keras untuk kesana dan saya yakin pantas mendapatkannya, ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan CNN.
Saya merasa mampu lebih jauh lagi dari yang anda tahu. Saya akan bertahan di posisi dua selama yang saya mampu dan mungkin kedepan akan mencapai tujuan hidup saya, menjadi petenis nomor satu di planet ini, tambahnya.
Djokovic yang diharapkan banyak pihak menambah gelar Grand Slamnya setelah mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga di final Melbourne dua tahun lalu, sadar bahwa Federer dan Nadal merupakan pesaing terberatnya saat ini. Ia mengaku butuh kerja ekstra keras untuk menyingkirkan keduanya.
Mereka memenangkan 90 persen Grand Slam yang ada, mereka sangat dominan dalam empat atau 5 tahun terakhir.
Seolah tak mau terlalu yakin hingga lupa daratan, Djokovic yang telah mengumpulkan hadiah uang lebih dari 16 juta US Dollar di berbagai turnamen ini tetap mengaku salut pada Federer. Menurutnya petenis Swiss tersebut memang masih menunjukkan kualitas sebagai yang terbaik.
Kita harus memberikan kredit lebih padanya atas segala yang telah dia dilakukan. Menjadi sosok yang baik bagi istri dan anak-anaknya dan mampu menjuarai seluruh Grand Slam tahun lalu merupakan hal yang tiada duanya, puji petenis Serbia ini.[cr]