INILAH.COM, New York - Wall Street ditutup mixed pada perdagangan Kamis (18/3), seiring dengan pemulihan yang bergerak lambat.
Dow Jones menguat dalam delapan hari, reli terpanjang sejak Agustus lalu. Dow mencatatkan gain 46 poin, sementara indeks lainnya sedikit bergeser.
Data ekonomi mengindikasikan, inflasi mulai bergerak dan sektor manufaktur mulai tumbuh. Pemerintah menyatakan klaim insentif pengangguran sedikit menurun.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan, Indeks Harga Konsumen stagnan untuk Februari, kecuali harga bahan bakar dan makanan yang naik 0,1%. Selain itu, klaim insentif pengangguran sedikit menurun pekan lalu sebesar 5.000 menjadi 457 ribu. Sementara itu, Bank Sentral Philadelphia mengatakan, sektor manufaktur tumbuh di wilayahnya.
Kekawatiran baru muncul terkait krisis utang Yunani. Pemerintah Yunani menyatakan, pihaknya akan meminta bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF)apabila para pemimpin negara Uni Eropa tidak menyetujui untuk membantu mereka dalam pertemuannya pekan depan.
Pada penutupan perdagangan Kamis, Dow naik 45,5 poin (0,4%) ke 10.779,17. Angka tersebut yang tertinggi sejak 1 Oktober 2008. S&P 500 turun 0,38 poin (kurang dari 0,1%) ke 1.165,83 dan Nasdaq naik 2,19 poin (0,1%) ke 2.391,28. [mre/cms] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !