INILAH.COM, Amerika Serikat - Sudah dua kali rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama ditunda. Sebelumnya awal kunjungan Obama ke Indonesia dijadwalkan 18 Maret. Hari Jumat lalu (12/03), Gedung Putih menunda kunjungan menjadi 21 hingga 26 Maret.
Seperti dilansir VOA yang dikutip INILAH.COM, Presiden Barack Obama telah menunda lawatannya ke Asia agar ia bisa tetap berada di Washington selagi ia berusaha menggolkan reformasi layanan kesehatan. "Kami sangat menyesalkan penangguhan kunjungan," kata jurubicara Gedung Putih Robert Gibss, di Amerika Serikat, Jakarta, Kamis (18/3).
Gibbs menyatakan, "lolosnya asuransi reformasi kesehatan sangat penting dan presiden bertekad untuk memastikan perjuangan berhasil."
Latar belakang keputusan pengunduran itu adalah karena terkait dengan usaha partai Obama, Partao Demokrat, menggalang dukungan agar rencana reformasi perawatan kesehatannya bisa lolos di DPR AS.
Jika rencana Obama dan Partai Demokrat itu lolos, diperlukan dana sekitar 940 juta dolar, dan jumlah warga Amerika yang terjamin asuransi kesehatan bertambah menjadi 32 juta orang. Rencana ini ditentang oleh politisi Partai Republik dan beberapa pihak lain.
Para politisi Partai Demokrat mengatakan siap menghadapi pemungutan suara atas RUU jaminan perawatan kesehatan pada hari Minggu (21/3) lusa. Obama yakin para wakil rakyat dari partainya di DPR AS memiliki jumlah suara yang cukup untuk bisa meloloskan RUU tersebut. Jika tidak ada aral merintangi lagi, barulah Obama mau berkunjung ke
Indonesia bulan Juni. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !