INILAH.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan swap gas dari lapangan gas ConocoPhilips untuk Chevron di Sumatera demi meningkatkan lifting minyak Chevron.
"Pada prinsispnya ketersediaan gas untuk energy securiti seperti pembangkit listrik tentu sangat penting. Tetapi buat listrik masih ada alternatifnya sementara untuk Chevron tidak ada. Apalagi Chevron itu menyumbang hingga 40% lifting minyak nasional", kata Darwin Zahedy Saleh di akarta, Kamis sore.
Untuk diketahui sebagian dari produksi gas Conoco dipasok ke Chevron untuk memperlancar produksi minyak Chevron dengan steam gas.
Sementara di lain pihak, PT PGN (Persero) yang merupakan konsumen gas Conoco juga alami defisit gas. Kontrak Conoco dengan PGN sebenarnya mencapai 300MMSCFD lebih,namun hingga kini Conoco belum bisa menyuplai semuanya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !