Selasa, 29 Mei 2012 | 00:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Boediono Jadi 'Guru' di SMA Bekasi
Headline
Boediono - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Laela Zahra
web - Jumat, 19 Maret 2010 | 09:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Wapres Boediono tengah memberikan arahan di hadapan siswa-siswa SMA 1 Bekasi. Dia mengajar tentang aliran generasi akan datang di Indonesia.

"Ada tulisan di media massa termasuk di media internasional, Indonesia mendapatkan rahmat sampai tahun 2025 nanti, karena ada semacam pergeseran regenerasi dalam jumlah kependudukan kita," kata Boediono dalam pidatonya di SMA 1 Bekasi, Jumat (19/3).

Boediono menjelaskan, jumlah manusia produktif Indonesia akan meningkat dibandingkan yang tidak produktif. Saat ini, katanya, adalah masa transisi atau deviden demografi yang menunjukkan suatu rahmat bagi pembangunan Indonesia.

"Ini adalah suatu masa yang jangan disia-siakan, kalau ini lewat maka faktor positif ini akan lewat," tegasnya.

Selain itu, pria yang bercita-cita menjadi menteri pendidikan itu mengatakan, dalam sidang kabinet Kamis (18/3) kemarin, Presiden SBY menginstruksikan agar dibuat program pembangunan karakter, dalam sistem pendidikan kita.

"Ini akan ditindaklanjuti beberapa menteri, nanti akan dibuat semacam rembuk dengan tokoh-tokoh bagaimana membangun tidak hanya ketrampilan, tapi juga karakter. Bapak menteri agama nanti akan menjadi lead dalam program," ujarnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.