inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKB Dilarang Mejeng di Muktamar NU

Headline
Hasyim Muzadi - inilah.com
Oleh: Suriani
Jumat, 19 Maret 2010 | 09:44 WIB
INILAH.COM, Makassar - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi mengimbau kepada panitia pelaksana agar pelaksanaan muktamar berjalan lancar.

Hal ini ditegaskan Hasyim Muzadi saat rapat dengan panitia pelaksana di kantor pengurus wilayah NU Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan, Kamis (18/3) malam.

Menurut Hasyim, meski banyak orang-orang NU yang aktif di partai politik, tetapi NU adalah milik semua umat. Tidak boleh, ujarnya, ada iklaim milik satu parpol.

Pernyataan Hasyim ini dilontarkan kepada panitia berkaitan dengan adanya baliho besar bergambar ketua PKB serta sekjennya, Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy.

"Semua atribut parpol di tempat muktamar harus diturunkan mulai besok. Ini bukan acara parpol, tapi muktamar milik semua orang," tegasnya.

Dari pantauan INILAH.COM, ratusan baliho ukuran besar bergambar para pendiri NU dan menyertakan gambar Muhaimin dan Lukam Edy.

Baliho ini terpasang mulai dari bandara Sultan Hasanuddin, asrama haji Sudiang, pondok Darussalam dan pondok Madinah hingga sepanjang ruas jalan Perintis Kemerdekaan.

Meski demikian, areal yang maksudkan Hasyim adalah tempat pelaksanaan di asrama haji, pondok Darussalam dan pondok Madinah. Artinya, ketiga tempat ini harus steril dari baliho dan atribut partai. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.