Selasa, 29 Mei 2012 | 00:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah (Perkiraan) 4 Calon Ketum PBNU
Headline
Ali Maschan Moesa
Oleh:
web - Jumat, 19 Maret 2010 | 10:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Gonjang-ganjing Muktamar NU di Makassar, sudah terasa. Diprediksi ada 4 calon kuat pengganti Hasyim Muzadi.

Hal ini dikatakan oleh kandidat Ketua Umum PBNU, KH Ali Maschan Moesa di Jakarta, Jumat (19/3). "Keempat nama tersebut kemungkinan adalah KH Solahuddin Wahid, KH Said Agil Siradj, KH Ahmad Bagdja, dan saya sendiri," ujarnya.

Dari ketiga kandidat calon ketum PBNU yang disebutkan tadi, Ali Maschan enggan mengatakan mana yang paling diperhitungkan olehnya.

Yang jelas, mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu mengaku dirinya tampil sebagai kandidat ketua umum PBNU setelah mendapat dukungan dari pengurus wilayah dan pengurus cabang NU di sejumlah daerah.

Namun, Ali Maschan tidak merinci berapa daerah yang mendukungnya menjadi calon ketua dewan tanfidz PBNU tersebut. "Saya siap tampil sebagai calon Ketua Umum PBNU karena mendapat dukungan dari pengurus dan kaum nahdliyin di sejumlah daerah," katanya.

Muktamar NU akan diselenggarakan di Makassar pada 23-27 Maret 2010 dan dihadiri pengurus pusat, pengurus wilayah dari 33 provinsi, dan pengurus cabang dari sekitar 450 kabupaten kota.

Sampai saat ini ada tujuh nama yang disebut-sebut dalam bursa kandidat ketua umum PBNU yakni KH Said Agil Siradj, KH Masdar F Mas'udi, H Slamet Efendi Yusuf, KH Ahmad Bagja, KH Ulil Abshor Abdalla dan KH Sholahudin Wahid, dan Prof KH Ali Maschan Moesa. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.