INILAH.COM, Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada Jumat (19/3) menyetujui penggunaaan laba bersih perseroan sebesar Rp1,7 triliun untuk pengembangan usaha perseroan.
Dalam RUPS ini juga menyetujui peningkatan modal perseroan sebagai hasil penawaran umum terbatas yang dilakukan pada 2009. Demikian seperti dikutip INILAH.COM dari siaran pers yang diterbitkan pada Jumat (19/3).
Perseroan juga memutuskan peningkatan modal dari Rp709 miliar menjadi Rp850,800 miliar. Terkait pembagian dividen, Direktur Utama Hasnul Suhaimi mengatakan, RUPST menetapkan tidak ada pembagian laba bersih sebagai dividen tahun 2009.
Seperti diketahui penggunaan laba bersih perseroan pada 2009 sebesar Rp1,7 triliun. "Dana yang diperoleh dari hasil usaha akan dicatat dalam saldo laba untuk mendukung pengembangan usaha perseroan," ujar Hasnul.
Ia menambahkan, sebagian laba bersih sebesar Rp100 juta atau 0,01 persen akan dijadikan sebagai cadangan umum sebagaimana yang disyaratkan UU No. 40 Tahun 2007.
Pada RUPST ini juga menerima pengunduran diri, Joris de Fretes selaku anggota direksi perseroan yang menjabat sebagai Direktur Corporate Services PT XL Axiata Tbk. Pengunduran diri ini efektif mulai 19Maret 2010.
Susunan direksi perseroan baru antara lain Direktur Utama EXCL dijabat oleh Hasnul Suhaimi dan direktur antara lain Willem Lucas Timmermans, Dian Siswarini, Joy Wahjudi dan P.Nicanor V Santiago III. Selain itu RUPST EXCL menyetujui laporan tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan 2009.
Adapun susunan pemegang saham perseroan setelah penawaran umum terbatas I menjadi Indocel Sdn. Bhd. sebanyak 7.358.709.290 dengan nilai nominal Rp735 miliar, Emirates Telco Corp. International sejumlah 1.132.497.500 saham dengan nilai Rp113 miliar, dan masyarakat sebanyak 16.793.210 saham dengan nilai nominal Rp1.679.321.000. [mre/hid]