inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

MacBook Air China Cuma Rp 2,6 Juta

Headline
istimewa
Oleh: Ellyzar Zachra PB
Jumat, 19 Maret 2010 | 13:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta- MacBook Air yang menjalankan Windows, tablet yang mirip dengan iPad dan beberapa perangkat untuk menyaingi Apple ditampilkan pembuat gadget China.
Teso, salah satu perusahaan pendesain dari selatan China Shenzen telah menjual MacBook Air palsu lebih dari satu tahun dan sedang menyiapkan penjualan untuk versi tablet, ujar salah satu petinggi perusahaan berinisial Wu.

Tablet yang mirip iPhone ini menggunakan perangkat telepon Apple sebagai contoh, layar belakang hitam dan satu tombol lingkaran di bawah layar. Tetapi, perangkat ini menggunakan mikroprocessor Intel Atom dengan ukuran layar 10 inci, hampir sama dengan ukuran iPad 9,7 inci.

Jika kamu ingin menduplikat, maka tirulah yang paling mahal dan paling populer, ujar Wu saat ditanya alasan mengapa terdapat kemiripan antara perangkat produksi perusahaannya dengan produk Apple.

Industri China yang terkenal menduplikat produk elektronik seperti ponsel sebagian besar ada di Shenzen. iPhone palsu dijual secara luas di pasar elektronik China berdampingan dengan versi asli iPhone dan handset lain, seperti ponsel dari HTC, yang dibeli di luar negeri kemudian dibawa ke China.

Teso menjual lebih dari 5.000 laptop MacBook Air imitasi setiap bulannya, dengan harga tiap unit 1.900 yuan (Rp2,6 juta). Ini sangat jauh berbeda dengan harga MacBook Air yang mulai dari US$1.499 (Rp13,6 juta).

Meskipun begitu, kedua perangkat ini hanya memiliki persamaan pada tampilan saja. Laptop Teso ini memiliki prosesor Intel Atom dan menggunakan Windows XP, sistem operasi yang paling banyak digunakan di China.

Perangkat putih ini menggunakan logo Apple di belakang layar. MacBook Air juga tampil besar di monitor, single mouse juga digunakan mirip dengan laptop asli Apple. Saya tidak menjual ini di Amerika, ujar Wu.

Teso hanya menampilkan contoh dari perangkat yang mirip dengan iPad ini di pameran tersebut. Sedangkan penjualannya sendiri baru dimulai bulan ini atau bulan depan dengan harga 3000 yuan (Rp 3,9 juta).

Teso menghindari tampilan benar-benar mirip tablet karena tidak ingin melanggar hak cipta dan hanya didasarkan pada kemiripan pada iPhone, ujar Wu. Tampilannya memang mirip dengan Apple, tapi ini hanya ponsel, ujarnya lagi.

Teso juga menampilkan tablet dengan ukuran 10 yang menggunakan sistem operasi Android. Pengembangan versi baru dari tablet ini, dengan menggunakan chip berasistektur ARM dan akan dijual dalam 4 bulan ke depan, dan menurut Wu dapat dijalankan seperti iPad. Perangkat ini akan dijual sekitar 1200 yuan (Rp1,6 juta).[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.