INILAH.COM, Makassar - Kelompok bertopeng yang mengaku dari pasukan Bintang 9, bagian dari pengamanan Muktamar NU ke 32 di Makassar, mendatangi Mapolwiltabes Makassar, Jumat (19/3).
Kelompok bertopeng dengan mengenakan kupluk, yang dipimpin Jamal Kamaruddin ini meminta polisi untuk memaksimalkan pengamanan Muktamar NU.
Pasalnya, Muktamar warga Nahdliyin ini akan dibuka langsung oleh Presiden SBY di Gedung Celebes Convention Centre(CCC). Kedatangan Presiden berikut rombongannya disebut-sebut akan disambut pengunjuk rasa.
"Kami ingin Makassar ini steril dari unjuk rasa. Kami tidak ingin ada unjuk rasa yang bisa menciderai perhelatan akbar Muktamar NU ini," kata Jamal Kamaruddin dan kelompok bertopengnya saat diterima Kapolwiltabes Makassar, Kombes Polisi Chaerul Anwar.
Jamal mengaku, jumlah panitia pengamanan Muktamar NU ke 32 ini kurang lebih seribu orang dari berbagai elemen. 278 orang di antaranya adalah pasukan Bintang 9. Kedatangan ke Mapolwiltabes Makassar ini, kata Jamal, untuk meminta kerja sama secara konprehensif Polri dan TNI.
Sementara Kombes Chaerul Anwar sendiri menegaskan, seperti apa bentuk pengamanan perhelatan Muktamar NU ini, masih akan dibahas dan menunggu petunjuk dari Polda Sulsel. Dalam Protap, pengamanan Presiden ada pada TNI dan Polri berada pada pengamanan ring dua dan ring tiga.
Pastinya, Polri siap amankan Muktamar dan diharapkan dukungan masyarakat agar Muktamar ini bisa berjalan tertib dan lancar. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !