Selasa, 29 Mei 2012 | 00:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ketua Korupsi, Kantor DPC Demokrat Diserbu Kadernya
Headline
istimewa
Oleh:
web - Jumat, 19 Maret 2010 | 14:59 WIB
INILAH.COM, Banyuwangi - Kantor DPC Partai Demokrat Banyuwangi diserang ratusan kadernya. Mereka mendesak pergantian pengurus karena adanya dugaan korupsi dana parpol.

Aksi dilakukan oleh kader dari PAC se-Kabupaten Banyuwangi. Massa berusaha mendobrak pintu gerbang karena ingin menduduki kantor DPC, Jumat (19/3).

Dalam aksi itu, para kader menyatakan tidak percaya lagi dengan kepemimpinan Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Adil Achmad Madiyono.

Selain otoriter, Adil yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuwangi juga sedang menjalani proses penyelidikan oleh kepolisian. Karena itu, ratusan kader Partai Demokrat menilai, Adil sudah tidak layak lagi memimpin Partai Demokrat Banyuwangi.

Aksi yang awalnya berjalan damai, berubah memanas setelah beberapa perwakilan demo diperkenankan masuk ke dalam kantor. Massa meminta, semua dipersilahkan masuk ke dalam kantor.

Menurut Sihombing, salah seorang fungsionaris DPC Partai Demokrat Banyuwangi, beberapa waktu lalu Adil dilaporkan sejumlah kader Partai Demokrat, karena diduga melakukan pemalsuan bukti laporan penggunaan dana bantuan parpol sebanyak ratusan juta rupiah.

Bahkan Gubernur Jawa Timur, juga telah mengeluarkan surat izin pemeriksaan yang bersangkutan.

Aksi dorong terjadi antara kader Partai Demokrat yang kontra dengan pendukung Adil. Aksi mereda setelah ada berita pengurus DPD Partai Demokrat Jatim segera mengambil alih kepemimpinan DPC Banyuwangi.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
suratno
Minggu, 4 April 2010 | 06:01 WIB
Memang seharusnya Demokrat di Banyuwangi dlam mengelola ART/AD harus tranfaran untuk membesarkannya kepada kader yang ada di PAC dan Ranting sesuai visi dan misinya. sebab SBY 2015 tidak lagi mencalonkan biar kader bisa kerja maksimal.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.