INILAH.COM, Jakarta - Ada keyakinan, para teroris Aceh yang belum tertangkap akan segera menyerah. Alasannya klise, logistik.
Keyakinan ini disampaikan oleh Psikoterapis Mardigu WP menyusul menyerahnya tokoh teroris di Aceh, Abu Rimba.
"Kita melihat mereka menyerah karena kurang makanan," kata Mardigu di Jakarta.
Mardigu menjelaskan, selama di dalam hutan, para teroris menjadi serba salah. Meski mendapatkan bahan makanan yang cukup dari alam, namun mereka tetap tak bisa mengolah bahan tersebut menjadi makanan siap makan.
"Karena kalau mereka mau memanggang atau membakar, api akan menjadi petunjuk posisi mereka dan ketahuan polisi," jelas Mardigu.
Ketika ditanya apakah ada kemungkinan menyerahnya para teroris akibat mental mereka yang sudah turun akibat banyak pimpinan yang menyerahkan diri, Mardigu mengelaknya.
"Mereka terbiasa dengan kondisi itu ketika di Filipina dan Afghanistan. Jam terbang mereka sudah banyak," kata Mardigu.
Masalah terbesar justru karena makanan. Sebab, di hutan pasokan makanan yang tidak ada membuat mereka kesulitan untuk bergerak.[*/ims]