Selasa, 29 Mei 2012 | 00:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKB: NU Jangan Dibenturkan Politik Praktis
Headline
istimewa
Oleh: Mevi Linawati
web - Jumat, 19 Maret 2010 | 15:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Organisasi Nahdlatul Ulama diminta jangan dibenturkan kepada politik praktis, menjelang Muktamar ke-32 di Makassar 22-27 Maret mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PKB Marwan Ja'far dalam launching bukunya "Ahlussunnah Wal Jamaah" di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/3). "NU jangan sampai dibenturkan dengan politik praktis harusnya ada pembagian yang jelas. NU politiknya jelas kebangsaan," ujar Marwan.

Marwan mengatakan, kalau sekarang NU telah melenceng arahnya ke segala arah. Malah mengurusi masalah dari mulai pilkada, pilgub hingga masalah pilpres. "Makin degradasi," katanya.

Untuk itu, agar tidak melenceng, para ulama harus terus mengawal NU kembali ke jalannya yaitu kebangsaan. Pemain-pemain yang ada di NU sebaiknya menurut Marwan juga harus menahan diri untuk tidak memasukkan NU dalam politik.

"Sakralitas harus jelas dan harus ada pembagian yang jelas juga," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.